stainimym@gmail.com +62 851-588-701-38 031-99700528

Berita Terbaru STAINIM

Psikoedukasi Menstruasi Pertama, Sebuah Ikhtiar Menyiapkan Siswi Menapaki Masa Pubertas

    Masa pubertas merupakan masa peralihan dari fase anak-anak menuju fase remaja. Masa peralihan ini biasanya akan menimbulkan bermacam-macam perubahan baik secara fisik maupun biologis siswa. Perubahan secara cepat ini tidak pelak membuat siswa yang belum siap akan merasa kaget dengan perubahan tersebut. Sehingga, bisa saja menyebabkan siswa tidak nyaman, tidak percaya diri bahkan mungkin malu dalam menghadapi perubahan ini.

    Sebagai salah satu program kerja dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa STAINIM Bid. Pendidikan, permasalahan pubertas pada siswa khususnya menstruasi pertama menjadi salah satu topik yang diangkat. Dengan harapan solusi permasalahan terkait menstruasi pada siswa sekolah dasar bisa sedikit terurai melalui kegiatan Psikoedukasi Menstruasi Pertama yang disampaikan kepada siswi MI. Darul Ulum Sidoarjo pada Rabu (11/10) bertempat di Lt2. Aula MI. Darul Ulum, Jl. Sarirogo Sidoarjo.

    Kegiatan diprakarsai oleh mahasiswa STAINIM angkatan 2020 yang sedang melakukan kegiatan KKN di Desa Sarirogo, Kab. Sidoarjo, dengan dibantu fasilitator dari dosen yakni Dr. Triana Rosalina Noor, M.Psi, Psi. Fasilitator menyampaikan tentang serba-serbi menstruasi bagi semua siswi, mulai dari gejala PMS (Pre Menstrual Syndrom) yang sering muncul dan bagaimana mengatasinya, perubahan fisik dan psikis yang dialami saat dan setelah menstruasi, membahas tentang sanitasi dan kebersihan diri, serta bagaimana menggunakan, membersihkan dan membuang pembalut serta syariat menstruasi tersebut dalam konsep Islam.



    Ustadzah Subiani Vivin Nofariah. S.Pd.I selaku Kepala MI Darul Ulum Sidoarjo mengemukakan bahwa pada dasarnya informasi tentang menstruasi mungkin terlihat sepele, namun ternyata di lapangan masih ada siswi yang belum paham hal tersebut. Salah satu penyebabnya adalah cukup banyak siswa yang sudah menstruasi sejak kelas 3 SD, sehingga belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang menstruasi baik dari segi syariat Islam dan kesehatan. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan siswi menjadi lebih peduli dengan kesehatan reproduksinya.(RED/TRI).

STAINIM,
Bersama mewujudkan sarjana yang bertakwa, tangguh dan mandiri.